Panduan Setup Akun PayPal untuk Kerja Online

Recent Posts

Panduan Setup Akun PayPal untuk Kerja Online

Kalau mau kerja online, kamu perlu setup pembayaran online, dan alat pembayaran online yang paling banyak digunakan adalah PayPal.

Jadi syarat kerja daring

Ada empat hal mendasar yang perlu kamu siapkan. Yang paling utama adalah koneksi internet yang dapat diandalkan. Ada pemberi kerja yang mengharuskan kamu pakai internet dengan kecepatan tertentu kalau mau dapat proyek.

Berikutnya kamu perlu komputer dan ruang kerja. Seadanya ya bisa pakai desktop atau laptop, tergantung jenis pekerjaan. 

Kamu akan butuh hp waktu registrasi online, untuk terima sms konfirmasi, atau untuk keperluan pergantian kata sandi. Selain itu, ada tugas-tugas yang hanya bisa dikerjakan di tablet, bahkan smartphone.

Berarti…

Komputer sudah, hp pintar sudah, koneksi internet sudah, dan kamu juga sudah pakai baju kerja. Sepertinya sudah oke. Tapi tunggu dulu, apa kamu sudah tahu bagaimana kamu akan dibayar?

Kenapa alat pembayaran online?

Banyak sekali keuntungan menggunakan alat pembayaran online, terlebih kalau jenis pekerjaanmu adalah pekerjaan online. Platform kerja freelance, situs belanja dan penerbit online hampir semuanya menggunakan sistem pembayaran online.

Ada juga sih yang kasih pilihan untuk pembayaran lewat cek dan bank transfer (kalau masih dalam jangkauan), tapi banyakan yang tidak. Mereka hanya mau bayar online.

Cek sebenarnya agak sulit. Butuh waktu pengiriman. Itu juga kalau benar ceknya dikirim. Kalau klienmu tinggalnya di negara lain, kamu bisa mengunggu hingga berminggu-minggu, bahkan bulanan.

Bank transfer internasional adalah pilihan lainnya. Tapi ini juga tidak senyaman pembayaran online. Masing-masing bank menangani transfer rekening dengan cara yang berbeda. Kamu mungkin kena biaya tinggi, plus nilai tukar kurs (dan markupnya), dan masih harus bayar biaya-biaya bank perantara dan bank penerima.

Pembayaran online lebih mudah. Kamu bisa dibayar lebih cepat. Kamu bisa kirim faktur yang akurat dengan menggunakan faktur online yang disediakan oleh platform kerja yang kamu gunakan. Bebas biaya transfer dan cek, sehingga menekan pengeluaran rutinmu.

Semua itu dilengkapi juga dengan bermacam keamanan tambahan untuk mencegah penipuan online.

Apakah harus buka akun PayPal?

PayPal adalah layanan pembayaran online yang paling banyak digunakan di dunia. Di kwartal ke-3 tahun lalu (2018), Statista mencatat 254 juta akun PayPal yang aktif di seluruh dunia.

Orang berbelanja di internet pakai PayPal. Belakangan ini, toko fisik juga mulai menggunakannya untuk pembayaran mobile di dalam toko dan top-up dompet digital.

Selain itu, metode pembayaran ini sangat populer di kalangan freelancers. Website freelance ternama seperti Fiverr, 99designs, UpWork dan Toptal mendukung metode pembayaran ini. 

Kalau kamu jualan t-shirt dan merch di Teespring, Spreadshirt atau Spreadshop, kamu juga dibayar leway PayPal. Begitu pula kalau kamu menulis untuk situs seperti Crowd Content, Boost Media, atau kalau kamu menguji software dengan User Testing.

Intinya, kamu perlu punya akun PayPal, dan kamu perlu setup akunmu dengan benar.

Cara kerja PayPal

PayPal digunakan untuk berbelanja produk online, bayar biaya berlangganan, belanja karya seni, kirim uang ke keluarga dan teman, dan untuk banyak sekali transaksi lainnya karena: 

1. Informasi perbankan dan kartu kreditmu tidak diumbar.

Waktu mengirim uang online, PayPal tidak menampilkan informasi perbankanmu. Yang perlu kamu tahu untuk kirim dan terima uang hanyalah alamat email. Jadi sistem ini cukup personal.

PayPal kasih garansi kepada pembeli dan penjual bahwa uangnya bisa dikembalikan apabila terjadi sesuatu saat bertransaksi. Penjual dan pembeli hanya akan difasilitasi oleh PayPal selama bertransaksi.

2. Dana bisa kamu tarik ke akun bank lokal.

PayPal akan gunakan nilai tukar otomatis, dan kamu akan terima uangmu dalam bentuk rupiah.

3. Kamu bisa terima berbagai macam mata uang asing.

Hanya dengan satu akun saja, kamu bisa menerima pembayaran dalam berbagai mata uang, termasuk euro, dolar, yen, dan banyak lagi. 

Tidak semua mata uang diterima. Kamu tidak bisa mengirimkan atau menerima pembayaran dalam bentuk rupee India atau rupiah Indonesia. Transaksimu harus dilakukan dalam 25 mata uang yang diterima PayPal. Contohnya, dolar Amerika.

Daftar mata uang PayPal mencakup dolar Amerika, baht Thailand, dolar Australia, dolar Taiwan, dolar Hong Kong, dolar Kanada, dolar Selandia Baru, dolar Singapur, euro, forint Hungaria, franc Swiss, koruna Cekoslowakia, krone Denmark, krona Swedia, krone Norwegia, peso Filipina, peso Meksiko, pound sterling, ruble Rusia, shekel baru Israel, yen Jepang, dan zloty Polandia. 

Kebutuhan akun

Untuk kerja online, kamu belum butuh akun bisnis PayPal. Cukup dengan akun pribadi kamu sudah bisa terima, kirim, dan belanja dengan uang hasil kerja kerasmu. Kecuali kalau kamu punya bisnis online yang sudah terdaftar, seperti merk clothing atau bisnis konsultasi, kamu hanya butuh buka akun PayPal yang personal.

Siapkan alamat email yang aktif dan kartu kredit atau akun bank. Nanti kamu bisa hubungkan kartu dan akun bank ke satu alamat email. Kalau nanti kamu mau bikin akun baru untuk bisnis online, kamu bisa lakukan dengan mudah. Dua-duanya bisa kamu miliki.

Cara buka akun PayPal


Wallet > Tambah Mata Uang > Pilih Kurs

1. Proses pendaftaran atau registrasi

Membuka akun baru dilakukan dari situs web PayPal. Dari halaman muka, pilih “sign-up” atau “aktifkan secara gratis”. Kalau lebih mudah pakai aplikasi, unduh dulu aplikasi PayPal dari toko aplikasi, lalu kamu bisa daftar dari hp.

2. Pilih ‘akun personal’ atau pribadi

Setelah memilih jenis akun, isi formulir aktivasi. Pendaftarannya gratis. Cukup isi nama, alamat email, dan siapkan kata sandi.

Siapkan data pribadi seperti alamat rumah dan nomor telepon, lalu kamu akan diberi pilihan untuk menghubungkan kartu kredit atau debit. Ini tidak wajib. Kalau lebih nyaman menghubungkan akun bank, kamu bisa pilih “Link a bank account instead” di bagian bawah formulir. Atau, pilih “I’ll do it later” atau “Saya akan lakukan nanti”.

Catatan: Kamu bisa menghubungkan lebih dari satu alamat email bersama-sama dengan alamat email utama yang kamu gunakan untuk mendaftar. Kalau tidak salah bisa hingga 8 email personal (plus satu alamat email utama untuk administratif).

Kenapa emailnya banyak sekali? Dulu sih disarankan kamu gunakan satu alamat email untuk satu situs web freelance. Masing-masing platform satu email.

Tapi sekarang dengan keahlian manajemen email dan dengan bantuan asisten virtual, kamu bisa lakukan semuanya dengan hanya satu email, kan? (Mungkin 2 atau 3 lah paling banyak.)

3. Log in dan lengkapi data diri

Masuk ke akun PayPal mu dengan alamat email dan kata sandi yang sudah kamu buat, lalu lengkapi informasi akun bank dan kartu kredit dari profil.

4. Terima berbagai macam kurs

akun PayPal tambah mata uang
Wallet > Tambah Mata Uang > Pilih Kurs
Kalau kamu tidak setup akunmu untuk menerima kurs mata uang asing, nanti seandainya ada yang transfer, PayPal akan kenakan biaya tambahan 2.5%.

Pilih “wallet” dan dari Saldo PayPal, kamu akan lihat pilihan “tambah mata uang” atau “manage currencies” di bagian bawah. Kalau kamu klik, akan ada pilihan kurs mata uang yang bisa kamu tambahkan. Misalkan kamu mau terima dolar Singapur, dolar Kanada, dan euro, kamu tinggal pilih dari daftar mata uang dan tambahkan.

Mengelola akun PayPal

Kamu perlu menambahkan informasi akun bank dan kartu kredit dan menghubungkannya dengan akun PayPal karena akan dibutuhkan saat menarik dana dan menggunakan PayPal untuk berbelanja. Berbelanja online di marketplace atau toko yang menerima PayPal bisa langsung kamu lakukan begitu dana masuk.

Namun kalau kamu mau gunakan uangmu di luar internet, maka kamu perlu menarik dana tersebut ke akun bank lokal. Hal ini bisa dilakukan langsung dari dashboard dan biasanya hanya butuh 2 hingga 5 hari kerja.

Banyak orang yang tidak nyaman kalau harus berbelanja online dengan kartu kredit, namun kalau kartumu dihubungkan dengan PayPal, maka tiap belanja kamu tidak perlu lagi mengetik ulang informasi pribadimu, nomor kartu, atau kode CVV.

Selain itu PayPal memiliki kebijakan yang pro-freelancer. Sehingga kalau kamu dibayar lewat PayPal, kamu akan menerima ganti rugi atau pengembalian dana otomatis apabila ada masalah dengan pembayaranmu.

Credits:


PHOTO BY BECCA MCHAFFIE ON UNSPLASH; EDITED WITH CANVA; Free-form translation by author

Panduan Setup Akun PayPal untuk Kerja Online Panduan Setup Akun PayPal untuk Kerja Online Reviewed by Lovelli Fuad on May 31, 2019 Rating: 5

1 comment:

Powered by Blogger.